Kapankah PDB Awal Q2 Zona Euro dan Bagaimana Pengaruhnya Pada EUR/USD?

FXStreet - Sekilas PDB Awal Q2 Zona Euro

Angka PDB lanjutan di Zona Euro untuk kuartal kedua akan dirilis hari ini. Konsensus di antara para pedagang memperkirakan pertumbuhan ekonomi blok tersebut akan tetap stabil pada kuartal ketiga 0,6% di triwulan 2, sementara pada basis tahunan, diperkirakan akan menguat lebih tinggi dari pertumbuhan 2,1% dibandingkan 1,9% yang terlihat sebelumnya.

Bagaimana bisa mempengaruhi EUR/USD?

Laporan PDB yang lebih baik, bisa melihat sebuah tren baru minat beli di sekitar Euro, mendorong pasangan EUR/USD menembus level tertinggi 2 1/2 tahun di 1,1845. Namun, jika pembacaannya mengecewakan, pasangan itu bisa menyerahkan 1,18.

"Secara teknikal, pasangan ini telah mengkonfirmasi adanya terobosan bullish baru dari saluran tren naik jangka pendek dan karenanya, tetap siap untuk memperpanjang lintasan ke atas jangka pendek. Namun, dengan indikator jangka pendek yang menunjukkan sedikit mendekati kondisi overbought jangka pendek, bull kemungkinan akan menahan area resistensi 1,1850-60. Di sisi lain, setiap penurunan profit-taking di bawah 1,1800 sekarang nampaknya menemukan support di dekat area terobosan saluran tren, di sekitar level 1,1780. Terobosan di bawah support tersebut dapat memperpanjang penurunan korektif menuju support horizontal 1,1735 menuju 1,1700," Haresh Menghani, Analis di FXStreet menjelaskan.

Mengenai PDB Awal Q2 Zona Euro

Produk Domestik Bruto yang dikeluarkan oleh Eurostat adalah ukuran dari total nilai semua barang dan jasa yang diproduksi oleh Zona Euro. PDB dianggap sebagai ukuran luas aktivitas ekonomi dan kesehatan Zona Euro. Biasanya, tren naik memiliki efek positif pada EUR, sementara tren jatuh terlihat negatif (atau bearish).

IMP Manufaktur Markit Spanyol Juli Meleset Dari Harapan 54.3

IMP Manufaktur Markit Spanyol Juli Meleset Dari Harapan 54.3
Read more Previous

Tingkat Pengangguran Austria Juli Turun ke 7.6% Dari 8.6%

Tingkat Pengangguran Austria Juli Turun ke 7.6% Dari 8.6%
Read more Next