Rupiah tetap Teguh, USD/IDR Sentuh Support di 16.180 Jelang IHK AS

  • USD/IDR telah menyentuh support di 16.180 pagi tadi, karena pelemahan Dolar AS secara luas.
  • Ketua The Fed Powell menunjukkan sikap hati-hati, masih ingin mendapatkan keyakinan lebih jauh sebelum memangkas suku bunga.
  • IHK AS akan dipantau untuk mendapatkan petunjuk terkait jalur kebijakan The Fed.

Rupiah (IDR) terus menekan Dolar AS (USD) ke sisi bawah, setelah kemarin berhasil menembus di bawah support 16.250, pasangan mata uang USD/IDR saat ini telah berhasil menyentuh support berikutnya di 16.180.

Sementara, Dolar AS yang diukur oleh Indeks Dolar AS (DXY) melanjutkan pelemahannya ke 104,92 menjelang data IHK AS yang akan dirilis malam ini.

Sentimen pasar global dan di dalam negeri masih sangat dipengaruhi oleh dinamika pergerakan USD dan topik pemangkasan suku bunga The Fed. Pasar mengharapkan The Fed akan memangkas suku bunganya pada bulan September ini sebesar 25 basis poin, seperti yang ditunjukkan oleh Alat CME FedWatch yang memperlihatkan bahwa peluang pemangkasan di bulan tersebut sebesar 70%, sementara untuk bulan November, peluangnya terlihat di sekitar 49,2%. 

Ketua The Fed Jerome Powell telah mengakui perkembangan dalam inflasi saat bersaksi di hadapan Komite Senat Perbankan, namun ia menegaskan "Penurunan suku bunga kebijakan tidak tepat sampai The Fed mendapatkan keyakinan yang lebih besar bahwa inflasi sedang menuju ke arah 2% secara berkelanjutan." Dia juga mencatat bahwa "data kuartal pertama tidak mendukung keyakinan yang lebih besar pada jalur inflasi yang dibutuhkan The Fed untuk menurunkan suku bunga."

Sementara, Gubernur Dewan Federal Reserve Lisa Cook menyatakan “Inflasi telah turun secara signifikan dari puncaknya, dan pasar tenaga kerja secara bertahap mendingin tetapi tetap kuat,” saat berbicara dalam acara dengan tema Tantangan Inflasi Global dan Kebijakan Moneter, pada hari Kamis dini hari.

Data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS akan dipantau oleh para pedagang malam ini untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut terkait jalur kebijakan The Fed AS. IHK tahun-ke-tahun di bulan Juni diprakirakan turun ke 3,1% dari 3,3% pada bulan sebelumnya.

Indikator Ekonomi

Indeks Harga Konsumen (Thn/Thn)

Indeks Harga Konsumen yang dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS adalah ukuran dari pergerakan harga dengan perbandingan antara harga eceran barang dan jasa. Kekuatan pembelian USD diseret turun oleh inflasi. IHK merupakan indikator utama untuk mengukur inflasi dan perubahan dalam tren pembelian. Secara umum, pembacaan tinggi dipandang sebagai positif (atau bullish) bagi USD, sementara pembacaan yang rendah dipandang sebagai negatif (atau bearish).

Baca lebih lanjut

Rilis berikutnya Kam Jul 11, 2024 12:30 GMT (19:30 WIB)

Frekuensi: Bulanan

Konsensus: 3,1%

Sebelumnya: 3,3%

Sumber: US Bureau of Labor Statistics

Federal Reserve AS memiliki mandat ganda untuk menjaga stabilitas harga dan memaksimalkan lapangan kerja. Berdasarkan mandat tersebut, inflasi harus berada pada kisaran 2% YoY dan telah menjadi pilar terlemah dari arahan bank sentral sejak dunia mengalami pandemi yang masih berlangsung hingga saat ini. Tekanan harga terus meningkat di tengah permasalahan dan kemacetan rantai pasokan, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) berada pada level tertinggi dalam beberapa dekade. The Fed telah mengambil langkah-langkah untuk mengendalikan inflasi dan diprakirakan akan mempertahankan sikap agresif di masa mendatang.

Analisis Harga GBP/USD: Bertahan di Atas 1,2850 Mendekati Resistance Pullback

GBP/USD terus naik untuk 2 sesi berturut-turut, diperdagangkan di sekitar 1,2860 selama jam-jam Asia pada hari Kamis. Analisis grafik harian menunjukkan bahwa pasangan mata uang ini bergerak ke atas dalam saluran naik, yang mengindikasikan bias bullish pada aksi harga pasangan mata uang ini.
Đọc thêm Previous

Analisis Harga EUR/USD: Resistance Garis Tren Menurun akan Membatasi Kenaikan Menjelang IHK AS

Pasangan EUR/USD menarik para pembeli untuk 2 hari berturut-turut pada hari Kamis dan kembali mendekati level tertinggi hampir empat pekan yang disentuh pada hari Senin. Namun, harga spot tetap berada di bawah pertengahan 1,0800-an karena para pedagang menunggu rilis angka inflasi konsumen AS sebelum menempatkan taruhan terarah.
Đọc thêm Next