USD/JPY Merosot di Bawah 161,00, Menjelang Data NFP AS

  • USD/JPY menghadapi beberapa tekanan jual di dekat 160,65 di sesi Asia hari Jumat.
  • Intervensi verbal dari pihak berwenang Jepang mendukung JPY.
  • Meningkatnya peluang penurunan suku bunga The Fed membebani Dolar AS, sementara nada hati-hati The Fed dapat membatasi penurunan USD.

Pasangan USD/JPY menarik beberapa penjual di sekitar 160,65 selama sesi Asia pada hari Jumat. Aksi jual pada pasangan mata uang ini didorong oleh intervensi verbal dari pihak berwenang Jepang dan Dolar AS (USD) yang lebih lemah. Nonfarm Payrolls (NFP) AS bulan Juni akan menjadi sorotan pada hari Jumat, yang diprakirakan akan menunjukkan penambahan 190 ribu pekerjaan di bulan Juni.

Menteri Keuangan Jepang Shunichi Suzuki mengatakan pada hari Jumat bahwa lemahnya Yen Jepang (JPY) mendorong biaya impor dan berdampak pada harga. Suzuki lebih lanjut menyatakan bahwa ia "akan memantau pasar saham dan forex dengan waspada." Intervensi verbal ini mengangkat JPY dan bertindak sebagai penekan USD/JPY.

Namun, apresiasi JPY yang signifikan mungkin akan terbatas di tengah sikap dovish Bank of Japan (BoJ). Bank sentral Jepang masih enggan untuk memberikan rencana rinci untuk pengurangan pembelian obligasi dan kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Dari sisi USD, meningkatnya peluang bahwa The Fed AS akan mulai melonggarkan siklus di bulan September menyeret Greenback ke level terendah lebih dari tiga pekan di sekitar level support 105,00. Menurut CME FedWatch Tool, pasar keuangan saat ini memiliki peluang hampir 70% untuk penurunan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin (bp) di bulan September, naik dari 58,2% pada hari Jumat lalu, menurut CME FedWatch Tool.

Di sisi lain, sikap hati-hati dari para pejabat The Fed dan pertemuan kebijakan FOMC bulan Juni dapat mendorong USD. Para pejabat The Fed tidak memiliki kepercayaan diri yang mereka butuhkan untuk memangkas suku bunga, sementara beberapa pembuat kebijakan menyatakan bahwa kenaikan suku bunga perlu dilakukan lagi jika inflasi kembali meningkat.

NFP AS: Diprakirakan Tumbuh 190 Ribu di Bulan Juni karena The Fed Pertimbangkan Waktu Pemangkasan Suku Bunga

Dengan tidak adanya pernyataan dovish dari Ketua Federal Reserve (The Fed) AS Jerome Powell, semua mata kini tertuju pada data Nonfarm Payrolls (NFP) untuk bulan Juni, yang akan dirilis pada hari Jumat pukul 12:30 GMT (19:30 WIB).
আরও পড়ুন Previous

Rupiah Melawan Balik Dolar AS, Menguat di 16.313, Tunggu NFP AS

Rupiah (IDR) terus mempertahankan kekuatannya terhadap Dolar AS (USD) di sekitar level 16.313 sejauh ini, setelah berbalik dari level terlemahnya di 16.517 pada bulan lalu.
আরও পড়ুন Next