Emas di Area Terendah di Tengah Meningkatnya Kekhawatiran Geopolitik

  • Emas telah membatasi penurunannya karena para investor mencari Emas sebagai aset safe-haven pada hari Jumat. 
  • Meningkatnya risiko geopolitik dari berbagai titik panas – Tiongkok, Gaza, dan Ukraina – membuat investor lari mencari aset yang lebih aman. 
  • Data AS yang lebih kuat dari prakiraan pada hari Kamis membuat Emas turun karena suku bunga yang lebih tinggi menjadi normal. 

Emas (XAU/USD) berada di posisi terendah temporer di bawah sell-off baru-baru ini pada hari Jumat, diperdagangkan seperempat persen lebih tinggi di sekitar $2.330an, karena kombinasi kekhawatiran pasar dan geopolitik membuat para investor mencari hiburan dalam aset-aset berkualitas safe-haven.

Emas Mengalami Kenaikan karena Kekhawatiran Geopolitik

Berita bahwa Tiongkok telah memulai hari kedua latihan perang di sekitar Taiwan, serta keputusan Irlandia, Norwegia, dan Spanyol mengakui kemerdekaan negara Palestina, telah meningkatkan ketegangan geopolitik dan berdampak pada pasar, sehingga membantu mendorong permintaan Emas. 

Saham-saham Asia secara umum lebih rendah pada hari Jumat, dengan Hang Seng turun 1,71%, Shanghai Composite turun 0,90%, dan Nikkie ditutup lebih rendah 1,36%. Kekhawatiran para investor terhadap tingginya suku bunga juga menjadi faktor yang membebani sentimen.  

Harga Emas Melemah setelah Data AS 

Sejumlah data ekonomi AS yang kuat dan tidak terduga berdampak buruk pada harga Emas pada hari Kamis. 

Data Indeks Manajer Pembelian (IMP) pendahuluan AS yang lebih tinggi dari prakiraan untuk bulan Mei, terutama di sektor Jasa – yang dianggap sebagai kontributor utama tingginya inflasi – telah menghilangkan spekulasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan menurunkan suku bunga kebijakan lebih awal. Hal ini berdampak negatif pada Emas yang tidak memberikan imbal hasil karena meningkatkan biaya peluang memegang logam mulia tersebut. 

Impor India Turun

Harga Emas yang relatif tinggi mungkin juga bertindak sebagai penyeimbang permintaan di India, menurut Reuters, yang mencatat penurunan impor ke negara tersebut karena “harga tinggi mendorong pelanggan ritel untuk menukar perhiasan lama dengan produk-produk baru”, lapor Editor FXStreet Lallalit Srijandorn.  

Analisis Teknis: Emas Menembus di Bawah Garis Tren Utama

Harga Emas (XAU/USD) telah menembus di bawah garis tren naik sejak Februari, mengantarkan suasana teknis baru yang lebih bearish

Penurunan tajam dari tertinggi sepanjang masa yang tercatat pada hari Senin kini mengindikasikan bahwa Emas mungkin berada dalam tren menurun dalam jangka pendek, lebih memilih posisi jual dibandingkan posisi beli. 

Grafik 4-Jam XAU/USD

XAUUSD
Penetrasi garis tren utama memberi sinyal bahwa Emas sekarang mungkin akan jatuh ke target konservatif di $2.303 (ekstrapolasi Fibonacci 0,618 dari pergerakan menurun sebelumnya dari $2.435 ke $2.355) atau turun ke $2.272 (100% dari pergerakan menurun sebelumnya). Level terakhir juga merupakan support dari lower high pada 3 Mei. Penembusan di bawah terendah $2.325 akan memberikan konfirmasi akan lebih banyak penurunan ke target ini. 

Relative Strength Index (RSI) menjadi oversold dan kemudian masuk kembali ke wilayah netral pada bar sebelumnya, mengindikasikan peningkatan peluang untuk pullback. Mungkin juga Emas dapat terkoreksi lebih tinggi dan kembali ke garis tren dalam gerakan mundur sebelum berbalik dan turun. 

Tren jangka menengah dan panjang logam mulia masih bullish, mengindikasikan risiko pemulihan masih tinggi, namun pergerakan harga tidak mengindikasikan hal tersebut saat ini.

Penembusan tegas kembali ke di atas garis tren di $2.360 akan memberikan bukti pemulihan dan pembalikan tren menurun jangka pendek. 

Penembusan tegas akan disertai dengan candle bullish hijau panjang atau tiga candle hijau berturut-turut.

Prakiraan Harga Perak: XAG/USD Temukan Support Dekat $30 Tetapi Tetap Lemah di Tengah Menguatnya Dolar AS

Harga Perak (XAG/USD) menemukan support temporer di dekat support psikologis $30,00 di sesi Eropa hari Jumat setelah menyaksikan sell-off tajam dalam dua sesi perdagangan terakhir. Prospek harga Perak masih belum pasti karena para investor kehilangan kepercayaan terhadap kembalinya Federal Reserve (The Fed) ke normalisasi kebijakan pada pertemuan bulan September.
अधिक पढ़ें Previous

USD/CAD Turun Menuju 1,3700 saat Penawaran Jual Dolar AS Meningkat Jelang Data Ekonomi

USD/CAD menghentikan kenaikan empat hari berturut-turutnya, diperdagangkan di sekitar 1,3720 selama sesi Eropa pada hari Jumat. Namun, Dolar AS (USD) menguat terhadap Dolar Kanada (CAD) pada jam-jam awal pasar Asia karena munculnya sentimen penghindaran risiko. Hal ini mungkin disebabkan oleh data Indeks Manajer Pembelian (IMP) yang lebih tinggi dari prakiraan yang dirilis pada hari Kamis dari Amerika Serikat (AS). Data tersebut memperkuat sentimen hawkish di sekitar Federal Reserve (The Fed) yang akan memp
अधिक पढ़ें Next