Pound Sterling Incar Lebih Banyak Penurunan di Tengah Kuatnya Prospek Penurunan Suku Bunga BoE

  • Pound Sterling turun ke dekat 1,2300 saat BoE diprakirakan akan mulai menurunkan suku bunga mulai bulan Agustus.
  • Data IMP pendahuluan Inggris S&P Global/CIPS untuk bulan April akan memberikan panduan prospek ekonomi.
  • Dua pengambil kebijakan BoE akan berbicara ketika para investor mencari petunjuk tentang prospek suku bunga.

Pound Sterling (GBP) tetap rentan di sekitar 1,2300 pada sesi London hari ini. GBP/USD berada di bawah tekanan karena Dolar AS (USD) mempertahankan kekuatan di tengah ekspektasi Federal Reserve (The Fed) AS akan mempertahankan suku bunga di level-level saat ini untuk waktu yang lebih lama.

Indeks Harga Konsumen (IHK) Amerika Serikat ternyata lebih tinggi dari prakiraan dalam tiga bulan pertama tahun ini dan prospek ekonomi negara tersebut kuat, mengindikasikan kerangka suku bunga saat ini sudah tepat.

Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Dolar AS terhadap enam mata uang utama, sedikit positif di atas support penting 106,00. Sementara itu, para investor akan mengalihkan fokusnya ke data Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi/Personal Consumption Expenditure (PCE) inti untuk bulan Maret, yang akan dipublikasikan pada hari Jumat. Indeks Harga PCE inti bulanan diprakirakan terus tumbuh 0,3%. Pada basis tahunan, data inflasi diprakirakan melemah ke 2,6% dari 2,8% di Februari.

Di Inggris, para investor menunggu data IMP pendahuluan S&P Global/CIPS untuk bulan April, yang akan dipublikasikan pada pukul 08:30 GMT (15:30 WIB). IMP Manufaktur diprakirakan akan terus ekspansi 50,3. IMP Jasa diprakirakan sedikit turun ke 53,0 dari 53,1.

Intisari Penggerak Pasar Harian: Pound Sterling Melemah Sementara Dolar AS Menunjukkan Kekuatan

  • Pound Sterling menyentuh terendah baru lima bulan di dekat support angka bulat 1,2300 karena para investor melihat Bank of England (BoE) akan menurunkan suku bunga lebih cepat daripada The Fed. Pekan lalu, Deputi Gubernur BoE Dave Ramsden mengatakan inflasi Inggris akan turun lebih cepat dari prakiraan dan akan kembali ke target 2% pada bulan Mei.
  • Dave Ramsden mengatakan: “Selama beberapa bulan terakhir, Saya menjadi lebih yakin dengan bukti bahwa risiko terhadap persistensi tekanan inflasi dalam negeri mulai berkurang, dibantu oleh membaiknya dinamika inflasi,” Reuters melaporkan. Ia menambahkan bahwa inflasi mungkin terbukti lebih lemah dibandingkan proyeksi terbaru BoE.
  • Panduan Ramsden mengenai prospek inflasi telah mendorong ekspektasi bahwa BoE akan mulai menurunkan suku bunga lebih awal dari prakiraan sebelumnya. LSEG (BOEWATCH) sekarang memperhitungkan penurunan suku bunga sebesar 28 basis poin (bp) pada bulan Agustus dan 56 bp pada bulan Desember dibandingkan masing-masing 22 bp dan 51 bp, pada penutupan hari Jumat, Reuters melaporkan.
  • Ekspektasi pasar terhadap pertemuan kebijakan BoE bulan Mei akan dipandu oleh komentar dari para pengambil kebijakan, karena data inflasi pada bulan yang sama akan dirilis setelah keputusan suku bunga. Pada sesi hari Selasa, pernyataan para pengambil kebijakan BoE Jonathan Haskel dan Huw Pill akan menjadi titik fokus.
  • Dalam pertemuan kebijakan moneter bulan Maret, Haskel, yang tetap bersikap hawkish, secara mengejutkan memberi suara pada mempertahankan suku bunga tidak berubah di 5,25%. Pada awal April, Haskel berkomentar bahwa penurunan suku bunga akan "masih jauh." Dia menambahkan bahwa penurunan inflasi umum merupakan kabar baik namun BoE lebih peduli terhadap inflasi yang persisten dan mengganggu, Financial Times melaporkan. Inflasi tinggi dalam perekonomian Inggris sebagian besar didorong oleh persistennya inflasi di sektor jasa, yang dipicu oleh pertumbuhan upah yang kuat. Pada bulan Maret, inflasi Jasa tahunan sedikit melambat ke 6,0% dari 6,1%.

Analisis Teknis: Pound Sterling Diperdagangkan Dekat Terendah Lima Bulan di Dekat 1,2300

GBPUSD
Pound Sterling mencetak terendah baru lima bulan di dekat 1,2300 pada hari Senin. Pasangan GBP/USD melanjutkan penurunannya untuk sesi perdagangan keempat pada hari Selasa karena penembusan pola grafik Head and shoulder yang terbentuk pada grafik harian telah melemahkan prospek jangka pendek.

Exponential Moving Average (EMA) 20-hari dan 50-hari masing-masing di 1,2525 dan 1,2600 yang miring ke bawah, mengindikasikan prospek jangka panjang adalah bearish.

Relative Strength Index (RSI) 14-periode berosilasi di kisaran 20,00-40,00, mengindikasikan momentum bearish kuat.

IMP Jasa Pendahuluan Inggris Melompat ke 54,9 di April Dibandingkan Prakiraan 53,0

Indeks Manajer Pembelian (IMP) Manufaktur S&P Global/CIPS Inggris yang disesuaikan secara musiman turun tajam dari 50,3 di Maret ke 48,7 di April, meleset dari estimasi 50,3.
अधिक पढ़ें Previous

Analisis Harga USD/CAD: Tetap Lemah Dekat 1,3700 saat Dolar AS Tergelincir

Pasangan USD/CAD masih lemah di dekat support angka bulat 1,3700 di sesi Eropa hari Selasa. Aset Loonie berada di bawah tekanan karena melemahnya Dolar AS di tengah membaiknya selera risiko para pelaku pasar.
अधिक पढ़ें Next