Eskalasi Geopolitik Timur Tengah Mengurangi Sentimen Risiko

Pasar memulai minggu ini pada hari Senin dengan pijakan yang lemah, karena mereka mempertimbangkan perkembangan akhir pekan di bidang geopolitik.

Ketegangan geopolitik antara Barat dan Timur Tengah semakin meningkat setelah Amerika Serikat (AS) dan Inggris melakukan gelombang serangan udara baru terhadap kelompok militan Houthi yang didukung Iran di Yaman pada hari Sabtu, menghantam sedikitnya 30 target.

Serangan terbaru ini dilakukan setelah serangan udara pada hari Jumat yang ditujukan pada kelompok-kelompok lain yang didukung Iran di Suriah dan Irak, bersama dengan Garda Revolusi Iran, untuk membalas serangan pesawat tak berawak yang menewaskan tiga anggota militer AS di Yordania," demikian dikutip dari Associated Press.

Sebagai pembalasan, pemberontak Houthi Yaman pada hari Minggu bersumpah untuk memperpanjang operasi militer mereka dan mengancam untuk menanggapi serangkaian serangan terbaru oleh AS dan Inggris pada akhir pekan.

Ameen Hayyan, juru bicara kelompok tersebut, memperingatkan pada hari Minggu, serangan terbaru AS dan Inggris "tidak akan menghalangi kami dari sikap moral, agama, dan kemanusiaan kami" untuk mendukung Palestina di Jalur Gaza.

Serangan-serangan itu "tidak akan berlalu tanpa tanggapan dan hukuman," tambah Hayyan.

Di tengah perkembangan terbaru, Komando Pusat AS (USCENTCOM) mengkonfirmasi pada hari Senin bahwa "pada tanggal 4 Februari, sekitar pukul 5:30 pagi (waktu Sanaa), pasukan melakukan serangan untuk membela diri terhadap rudal jelajah serangan darat Houthi."

"Dimulai pada pukul 10:30 pagi, pasukan AS menyerang empat rudal jelajah anti-kapal, yang semuanya dipersiapkan untuk diluncurkan ke kapal-kapal di Laut Merah," kata USCENTCOM.

Reaksi Pasar

Pada saat artikel ini ditulis, Dolar AS diperdagangkan 0,14% lebih tinggi pada hari ini di 104,07, sementara Kontrak Berjangka S&P 500  AS, barometer risiko, turun 0,23% sejauh ini.

EUR/USD Melemah ke 1,0780 Menjelang Rilis Data Neraca Perdagangan Jerman dan IMP Zona Euro

Pasangan EUR/USD menghadapi beberapa tekanan jual di atas pertengahan 1,0700-an selama awal jam perdagangan Asia pada hari Senin. Indeks Dolar AS (DXY
अधिक पढ़ें Previous

NZD/USD Pulih Beberapa Pip dari Level Terendah Sejak November, Masih Belum Aman

Pasangan NZD/USD memulai pekan baru dengan catatan suram dan turun ke area 0,6050-0,6045, atau level terendah sejak 24 November selama sesi Asia. Namu
अधिक पढ़ें Next