AUD/USD Berjuang untuk Lanjutkan Kenaikan di Atas 0,6600 Jelang Kebijakan The Fed dan Data Inflasi Australia

  • AUD/USD menargetkan stabilitas di atas 0,6600 di tengah minggu yang sibuk.
  • The Fed diprakirakan akan mempertahankan status quo untuk keempat kalinya berturut-turut.
  • Penurunan inflasi Australia akan memberikan kelegaan pada RBA.

Pasangan AUD/USD melayang di dekat resistance angka bulat 0,6600 di sesi Eropa. Kenaikan dalam aset AUD tetap terbatas karena para investor telah absen menjelang keputusan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) dan data inflasi Kuartal 4 Australia.

Kontrak berjangka S&P500 telah membukukan pelemahan nominal di sesi London, yang menggambarkan suasana pasar yang berhati-hati. Indeks Dolar AS (DXY) melonjak mendekati 103,64 karena ketegangan geopolitik yang semakin dalam telah meningkatkan daya tarik safe-haven, namun imbal hasil Treasury AS bertenor 10 tahun telah turun mendekati 4,12%.

Ketidakpastian menjelang pengumuman kebijakan moneter The Fed dapat membuat Indeks USD tetap optimis. Investor melihat The Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah di kisaran 5,25-5,50% untuk keempat kalinya berturut-turut. Investor akan melihat apakah para pengambil kebijakan The Fed akan mempertahankan narasi "suku bunga ketat" atau akan memberi sinyal tentang potensi penurunan suku bunga pada bulan Maret atau Mei.

Hingga saat ini, para pengambil kebijakan The Fed berpendapat bahwa penurunan suku bunga masih terlalu dini hingga mereka merasa yakin bahwa inflasi akan kembali ke target 2% secara berkelanjutan. Pemangkasan suku bunga yang terlalu dini dapat menyebabkan lonjakan permintaan secara keseluruhan dan selanjutnya mendorong tekanan harga. Selain kebijakan The Fed, data Lowongan Kerja JOLTS, Perubahan Ketenagakerjaan ADP dan data IMP Manufaktur ISM.

Dari sisi Dolar Australia, para investor menantikan data inflasi yang akan dirilis pada hari Rabu. Para investor mengantisipasi bahwa tekanan harga naik 0,8% pada kuartal terakhir tahun 2023 dibandingkan pertumbuhan 1,2% pada kuartal Juli-September. Meredanya tekanan harga akan memberikan kelegaan bagi para pengambil kebijakan Reserve Bank of Australia (RBA). 

 

Minyak Volatil Seiring Meningkatnya Ketegangan Pemberontakan Houthi di Laut Merah

Harga minyak melonjak lebih tinggi seiring meningkatnya ketegangan di Laut Merah dan Timur Tengah. Pemberontak Houthi kembali menyerang beberapa kapal
อ่านเพิ่มเติม Next