Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Naik Mendekati $2.055 karena Imbal Hasil AS Menurun

  • Harga emas menguat karena sentimen penghindaran risiko akibat situasi Laut Merah.
  • Konflik Israel-Gaza meningkat setelah Houthi menyerang kapal Angkatan Laut AS.
  • Imbal hasil obligasi AS berkontribusi pada tekanan turun terhadap Dolar AS.
  • Revisi Barclays terhadap penurunan suku bunga The Fed telah mengubah sentimen pasar.

Harga emas terus naik selama tiga hari berturut-turut pada hari Senin, diperdagangkan lebih tinggi dan mencapai sekitar $2.055 per troy ons selama sesi Asia. Pergerakan naik pada harga logam mulia ini disebabkan oleh aksi penghindaran risiko akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah, ditambah dengan spekulasi mengenai potensi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) pada bulan Maret.

Kekhawatiran akan eskalasi konflik Israel-Gaza semakin meningkat, terutama setelah kelompok Houthi yang dipimpin oleh Iran menembakkan rudal jelajah anti-kapal ke arah kapal induk USS Laboon di Laut Merah pada hari Senin. Perkembangan ini telah berkontribusi pada peningkatan permintaan untuk harga Emas, aset safe haven tradisional selama masa ketidakpastian geopolitik yang meningkat. Para pelaku pasar tetap waspada terhadap potensi dampak pada pengiriman di Selat Hormuz sambil memantau dengan seksama respon Iran terhadap perkembangan geopolitik baru-baru ini.

Dolar AS (USD) berada di kisaran 102,40 dengan bias negatif, dipengaruhi oleh penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS, kemungkinan dipicu oleh data Indeks Harga Produsen (IHP) yang lebih lemah dari Amerika Serikat (AS). DXY telah memangkas kenaikan dalam perdagangan harian sebagai akibat dari penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Imbal hasil obligasi AS bertenor 2 tahun dan 10 tahun diperdagangkan lebih rendah di 4,14% dan 3,94% saat ini.

Selain itu, Barclays merevisi prakiraannya pada hari Jumat untuk penurunan suku bunga Federal Reserve yang pertama, memindahkannya ke bulan Maret dari bulan Juni. Perubahan pandangan ini telah menggeser sentimen pasar terhadap ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter oleh The Fed, menekan Greenback. Dalam sebuah catatan yang dirilis pada hari Jumat, analis dari Barclays mengungkapkan ekspektasi mereka untuk Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) untuk menurunkan suku bunga Fed Funds sebesar 25 basis poin pada pertemuan bulan Maret.

 

Trade Balance Indonesia Desember di atas harapan $1.92B: Aktual ($3.3B)

Trade Balance Indonesia Desember di atas harapan $1.92B: Aktual ($3.3B)
Read more Previous

USD/CAD tetap Dibatasi di Bawah Angka 1,3400, Survei Prospek Bisnis BoC Dipantau

Pasangan USD/CAD masih dibatasi di bawah angka 1,3400 selama awal jam perdagangan Eropa pada hari Senin. Penurunan pasangan ini didukung oleh penuruna
Read more Next