GBP/USD Merosot karena Data Nonfarm Payrolls AS yang Kuat, Berada di Kisaran 1,2500

  • GBP/USD diperdagangkan fluktuatif setelah rilis data tersebut, meskipun melanjutkan tren turunnya.
  • Angka Nonfarm Payrolls AS melebihi estimasi; oleh karena itu para pedagang memperkirakan satu kali penurunan suku bunga The Fed untuk tahun 2024.
  • Para pedagang menanti rilis jajak pendapat Sentimen Konsumen Universitas Michigan.

GBP/USD turun 0,50% di awal perdagangan selama sesi Amerika Utara, disponsori oleh berita yang menunjukkan bahwa ekonomi Amerika Serikat (AS) tetap tangguh karena tenaga kerja menambah lebih banyak pekerjaan daripada yang diharapkan. Pada saat berita ini ditulis, pasangan mata uang ini diperdagangkan di 1,2505, setelah diperdagangkan secara fluktuatif di kisaran 1,2578/1,2511 pada saat berita ini dirilis.

Ekonomi AS Tetap Lebih Kuat dari yang Diharapkan, oleh karena itu GBP/USD Jatuh ke Posisi Terendah Mingguan Baru

Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) mengungkapkan bahwa 199 ribu pekerjaan tercipta di bulan November, menurut laporan Nonfarm Payrolls. Para pelaku pasar memprakirakan kenaikan 180.000, terutama didorong oleh kenaikan layanan kesehatan dan pekerja otomotif. Menggali data, Tingkat Pengangguran turun dari 3,9% menjadi 3,7%. Pendapatan Rata-rata Per Jam naik sesuai ekspektasi 4% pada pembacaan tahunan, sementara angka bulan ke bulan naik menjadi 0,4% dari 0,2% pada bulan sebelumnya.

Setelah rilis data tersebut, perdagangan telah memasangkan ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve AS untuk tahun berikutnya. Menurut data dari Chicago Board of Trade (CBOT), penurunan suku bunga diprakirakan sebesar 120 basis poin, 20 bp lebih rendah dari sepekan yang lalu.

Sementara itu, Greenback mulai pulih dari penurunan pada hari Kamis, dengan Indeks Dolar AS (DXY) naik 0,50%, di 104,15. Imbal hasil obligasi pemerintah AS naik dari ujung pendek ke ujung panjang kurva. Suku bunga obligasi 10 tahun adalah 4,235%, naik delapan basis poin.

Dari sisi Inggris, data ekonomi yang langka membuat para pedagang menunggu pertemuan Bank of England (BoE) pekan depan. Para ekonom mengharapkan BoE akan tetap bertahan, meskipun estimasi penurunan suku bunga untuk tahun 2024 memproyeksikan pelonggaran kebijakan moneter sebesar 80 bp.

Selanjutnya hari ini, para pedagang GBP/USD mengamati rilis jajak pendapat Sentimen Konsumen Universitas Michigan (UoM) dan ekspektasi inflasi.

Analisis Harga GBP/USD: Prospek Teknis

Pergerakan harga pada hari Jumat telah membawa GBP/USD mendekati rata-rata pergerakan 200 hari (DMA), di 1,2488, meskipun masih berada di atas angka 1,25. Terobosan yang menentukan pada level ini akan mengekspos level support yang disebutkan sebelumnya, segera diikuti oleh DMA 100 di 1,2462. Risiko penurunan akan diperkuat setelah kedua level support tersebut ditembus, membuka pintu menuju 1,2400. Di sisi lain, jika pembeli mempertahankan nilai tukar di atas 1,2500, mereka dapat mengancam untuk mendapatkan kembali 1,2550.

Grafik GBP/USD

 

EUR/USD Turun di Bawah 1,0750 karena Nonfarm Payrolls AS Mengalahkan Ekspektasi

Euro telah turun lebih dari 40 poin untuk mencapai level terendah baru tiga pekan di bawah 1,0750 karena laporan Nonfarm Payrolls AS telah mendinginka
مزید پڑھیں Previous

Michigan Consumer Sentiment Index Amerika Serikat Desember Keluar Sebesar 69.4, Di Atas Perkiraan 62

Michigan Consumer Sentiment Index Amerika Serikat Desember Keluar Sebesar 69.4, Di Atas Perkiraan 62
مزید پڑھیں Next