Notulen RBA: Fokus pada Risiko Inflasi dan Ekspektasi Inflasi
Reserve Bank of Australia (RBA) menerbitkan notulen kebijakan moneter bulan November pada hari Selasa, menyoroti bahwa pertimbangan kenaikan suku bunga menjadi lebih kuat karena risiko inflasi telah meningkat. Perincian tambahan dari Notulen RBA menunjukkan bahwa bank sentral melihat adanya risiko bahwa ekspektasi inflasi dapat meningkat jika suku bunga tidak dinaikkan.
Poin-Poin Penting
"Mempertimbangkan kasus untuk menaikkan suku bunga atau mempertahankan suku bunga."
"Dewan melihat "kasus yang kredibel" bahwa kenaikan suku bunga tidak diperlukan pada pertemuan ini."
"Namun, pertimbangan untuk menaikkan suku bunga lebih kuat mengingat risiko inflasi telah meningkat."
"Apakah pengetatan lebih lanjut diperlukan akan tergantung pada data, penilaian risiko."
"Melihat risiko bahwa ekspektasi inflasi dapat meningkat jika suku bunga tidak dinaikkan."
"Penting untuk mencegah kenaikan ekspektasi inflasi yang tidak terlalu besar."
"Tumbuhnya pola pikir di kalangan bisnis bahwa kenaikan biaya dapat dibebankan kepada pelanggan."
"Prakiraan staf yang tercatat untuk inflasi pada pertemuan mengasumsikan satu atau dua kenaikan suku bunga lagi."
"Dewan mencatat suku bunga tunai tetap di bawah suku bunga di banyak negara lain."
"Kenaikan harga rumah dapat mengindikasikan kebijakan tidak terlalu ketat."
"Lonjakan pertumbuhan populasi domestik mempersulit penilaian ketahanan ekonomi."
"Inflasi dan ekonomi melambat, geopolitik dan prospek global tidak menentu."
"Meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dapat menjadi penghambat pertumbuhan global."