GBP/USD Terus Naik Kembali Mendekati Puncak Mingguan, Mengincar 1,2200 Menjelang Pertemuan BoE

  • GBP/USD naik lebih tinggi selama sesi Asia di hari Kamis dan mendapatkan dukungan dari pelemahan USD.
  • Ekspektasi bahwa The Fed telah selesai menaikkan suku bunga dan penurunan imbal hasil obligasi AS sangat membebani dolar.
  • Nada risiko yang positif semakin melemahkan safe-haven USD karena fokus saat ini beralih ke pertemuan BoE.

Pasangan GBP/USD terlihat menguat dari kenaikan hari sebelumnya dari level di bawah 1,2100-an dan mendapatkan beberapa traksi positif lanjutan selama sesi Asia pada hari Kamis. Momentum ini mengangkat harga spot ini ke ujung atas kisaran mingguan, mendekati angka 1,2200, dan didukung oleh pelemahan Dolar AS (USD).

Indeks USD (DXY), yang melacak Greenback terhadap sekeranjang mata uang, mundur lebih jauh dari level tertinggi satu bulan yang disentuh pada hari Rabu setelah ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) mungkin akan menaikkan suku bunga. Bank sentral AS, seperti yang telah diantisipasi secara luas, memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah di kisaran 5,25%-5,50%, atau level tertinggi dalam 22 tahun terakhir untuk kedua kalinya secara berturut-turut. Dalam pernyataan kebijakan moneter yang menyertainya, The Fed mengakui perlunya kenaikan suku bunga lagi karena ketahanan ekonomi AS yang tidak terduga. Namun, komentar-komentar Ketua The Fed Jerome Powell pada konferensi pers pasca rapat menimbulkan keraguan apakah AS akan menaikkan suku bunga lagi.

Powell mengatakan bahwa The Fed memiliki jalan panjang untuk membawa inflasi kembali ke target 2%, meskipun mencatat bahwa kondisi keuangan telah jelas mengetat dan menyebutkan banyak risiko. Sementara itu, para investor tampaknya yakin bahwa The Fed akan mulai menurunkan suku bunga tahun depan, yang terlihat dari penurunan tajam lebih lanjut pada imbal hasil obligasi Treasury AS dan terlihat membebani dolar. Selain itu, nada positif secara umum di pasar ekuitas ternyata menjadi faktor lain yang melemahkan safe-haven Greenback dan memberikan dukungan pada pasangan GBP/USD. Namun, masih harus dilihat apakah para pembeli dapat memanfaatkan kenaikan atau memilih untuk absen saat fokus bergeser ke pertemuan kebijakan Bank of England (BoE) hari ini.

Bank sentral Inggris hampir pasti akan mempertahankan status quo di tengah tanda-tanda perlambatan aktivitas ekonomi dan penurunan tekanan inflasi. Sementara itu, para investor akan terus mengamati hasil voting Komite Kebijakan Moneter (MPC), yang akan mempengaruhi ekspektasi pasar mengenai keputusan suku bunga di masa depan dan memainkan peran kunci dalam mempengaruhi Pound Inggris (GBP). Selain itu, data ekonomi AS, yang menampilkan data Klaim Tunjangan Pengangguran Awal Mingguan dan Pesanan Pabrik, akan diperhatikan untuk mengambil peluang jangka pendek di sekitar pasangan GBP/USD. Namun, perhatian pasar akan tetap tertuju pada rilis perincian ketenagakerjaan bulanan AS yang diawasi ketat, yang dikenal sebagai laporan NFP pada hari Jumat. 

 

Neraca Perdagangan Australia di bulan September 6.786 Juta Dolar AS versus Ekspektasi 9.400 Juta Dolar AS

Surplus perdagangan Australia menyusut menjadi 6,786 juta MoM di bulan September versus 9,400 juta yang diharapkan dan 9,640 juta pada pembacaan sebel
Leer más Previous

EUR/USD menguat mendekati 1.0600, menantikan data NFP AS

Pasangan EUR/USD melonjak di atas 1,0580 selama awal sesi Asia hari ini (Kamis, 02/11). Dolar AS (USD) yang lebih lemah setelah pertemuan kebijakan Ko
Leer más Next