USD/CHF Lanjutkan Kenaikan Mendekati 0,8900 di Tengah Permintaan USD, Investor Tunggu IMP Jasa ISM AS

  • USD/CHF melanjutkan kenaikan mendekati 0,8895 di tengah menguatnya USD dan imbal hasil Treasury yang lebih tinggi.
  • Pesanan Pabrik AS bulan Juli berada di -2,1% MoM, di bawah prakiraan pasar -0,1%.
  • Pelaku pasar mengantisipasi kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) untuk keseluruhan tahun ini, membawa suku bunga menjadi 5,75%.
  • Para pedagang akan fokus pada IMP Non-Manufaktur AS.

Pasangan USD/CHF menguat selama dua hari berturut-turut di bawah level 0,8900 selama awal sesi Asia hari Rabu. Pada saat artikel ini ditulis, USD/CHF diperdagangkan di 0,8895, naik 0,01% pada hari ini. Sementara itu, Indeks Dolar AS (DXY), sebuah ukuran nilai USD terhadap enam mata uang utama lainnya, merebut kembali level tertinggi sembilan bulan di 104,80, didukung oleh kenaikan imbal hasil Treasury.

Mengenai data AS, Departemen Perdagangan AS mengatakan pada hari Selasa bahwa Pesanan Pabrik AS bulan Juli turun ke level terendah sejak pertengahan 2020. Angka tersebut berada di -2,1% MoM, dibandingkan dengan kenaikan 2,3% di bulan sebelumnya dan di bawah perkiraan pasar sebesar -0,1%. Laporan minggu lalu yang sangat dinanti-nantikan menunjukkan bahwa Nonfarm Payrolls (NFP) AS untuk bulan Agustus mencapai 187 Ribu, di atas angka sebelumnya sebesar 157 Ribu dan mengalahkan ekspektasi 170 Ribu.

Menurut perangkat World Interest Rates Probabilities (WIRP), para pelaku pasar mengantisipasi kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) untuk keseluruhan tahun ini, membawa suku bunga menjadi 5,75%. Selain itu, Gubernur Federal Reserve (The Fed) Christopher Waller mengatakan bahwa The Fed memiliki lebih banyak ruang untuk menaikkan suku bunga. Ia menambahkan bahwa data akan menentukan apakah The Fed perlu menaikkan suku bunga lagi dan apakah The Fed sudah selesai menaikkan suku bunga. Pernyataan hawkish ini mendorong Dolar AS lebih kuat terhadap mata uang-mata uang lainnya.

Di sisi lain, ekonomi Swiss tetap stagnan di kuartal kedua. Data yang dirilis dari Statistik Swiss pada hari Senin menunjukkan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal kedua turun menjadi 0,0% QoQ, di bawah konsensus pasar sebesar 0,1% dan angka kuartal sebelumnya sebesar 0,3%. Secara tahunan, angka pertumbuhan tetap pada 0,5% seperti yang diharapkan. Data Swiss yang lebih lemah dari prakiraan menyeret Franc Swiss (CHF) lebih rendah terhadap Dolar AS.

Pada hari Selasa, Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo mengatakan bahwa ia tidak mengantisipasi adanya revisi tarif AS terhadap Tiongkok yang diberlakukan selama pemerintahan Presiden Donald Trump hingga Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) menyelesaikan tinjauan yang sedang berlangsung, menurut Reuters. Meskipun demikian, ketegangan perang dagang yang baru antara AS dan Tiongkok mungkin menguntungkan safe haven tradisional CHF dan bertindak sebagai penghalang bagi USD/CHF.

Dengan tidak adanya rilis data ekonomi papan atas dari Swiss akhir pekan ini, dinamika harga USD akan menjadi pendorong utama untuk pasangan USD/CHF. Pada hari Rabu, IMP Jasa AS untuk bulan Agustus akan dirilis di sesi Amerika. Akhir pekan ini, Klaim Tunjangan Pengangguran Awal mingguan AS dan Biaya Tenaga Kerja per Unit untuk kuartal kedua akan dirilis. Angka-angka ini dapat memberikan arah yang jelas bagi pasangan USD/CHF.

Kapan Rilis PDB Australia Kuartal 2 2023 dan Bagaimana Pengaruhnya terhadap AUD/USD?

Penghentian dovish Reserve Bank of Australia (RBA) dan ekspektasi pertumbuhan ekonomi yang lebih lemah menyoroti angka Produk Domestik Bruto (PDB) kua
Leer más Previous

Prakiraan Harga Emas: XAU/USD tetap Mengarah ke $1.910 karena Penjual Cari Petunjuk Soft Landing AS

Harga Emas (XAU/USD) masih tertekan di level terendah dalam seminggu setelah mengalami penurunan terbanyak dalam lima minggu pada hari sebelumnya, mem
Leer más Next