AUD/JPY Lanjutkan Kenaikan dari Terendah Mingguan ke 90,00 setelah RBA MPS, IMP Tiongkok

  • AUD/JPY mengambil tawaran beli sehingga melanjutkan kenaikan hari sebelumnya dari level terendah satu minggu setelah beberapa data dan acara penting.
  • RBA MPS/SoMP menggambarkan bias hawkish di antara para pejabat bank sentral Australia.
  • IMP Jasa Caixin Tiongkok untuk bulan April turun ke 56,4 dibandingkan ekspektasi 56,5 dan 57,8 sebelumnya.
  • Optimisme yang berhati-hati di pasar menjelang data ketenagakerjaan AS dan Kanada yang penting mendukung para pembeli pasangan mata uang ini.

AUD/JPY menembus magnet psikologis 90,00 karena melanjutkan pemulihan hari sebelumnya dari level terendah satu minggu setelah hasil yang optimis dari Australia dan Tiongkok pada hari Jumat pagi. Menambah kekuatan pada pergerakan pemulihan pasangan barometer risiko ini dapat menjadi sentimen yang sedikit positif di pasar menjelang laporan lapangan pekerjaan AS dan Kanada. Namun, hari libur di Jepang membatasi pergerakan pasangan mata uang ini.

Dalam Pernyataan Kebijakan Moneter kuartalan (MPS), Reserve Bank of Australia (RBA) menunjukkan kesiapan untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut dan mempertahankan hawkish setelah mengejutkan pasar dengan kenaikan suku bunga sebesar 0,25% di awal pekan ini. Faktor yang juga positif bagi pasangan AUD/JPY adalah perkiraan ekonomi yang optimis dan pernyataan yang mengutip kekhawatiran inflasi di mata uang utama Pasifik, tidak ketinggalan harapan untuk pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang optimis. Perlu dicatat bahwa MPS RBA juga dikenal sebagai Statement on Monetary Policy (SoMP).

Baca juga:  Pernyataan Kebijakan Moneter RBA: Kenaikan Suku Bunga Lebih Lanjut Mungkin Diperlukan

Di sisi lain, IMP Jasa Caixin Tiongkok untuk bulan April turun ke 56,4 versus 56,5 yang diharapkan dan 57,8 sebelumnya. Di awal pekan ini, IMP Manufaktur Caixin Tiongkok untuk bulan April turun ke 49,5 dibandingkan 50,3 yang diharapkan dan 50,0 sebelumnya sementara IMP Manufaktur NBS resmi memberikan kejutan negatif sebelum pasar Tiongkok melangsungkan libur panjang hingga hari Kamis.

Pada halaman yang berbeda, masalah sektor perbankan AS bergabung dengan kekhawatiran atas gagal bayar yang membayangi untuk menantang sentimen pasar. Namun, tindakan baru-baru ini dari para pengambil kebijakan AS dan komentar-komentar yang menunjukkan tidak adanya kekhawatiran langsung akan krisis perbankan tampaknya telah bergabung dengan kenaikan dovish Federal Reserve (The Fed) yang memungkinkan para penjual untuk beristirahat sejenak menjelang data penting Nonfarm Payrolls (NFP) AS.

Sementara yang menggambarkan sentimen, Kontrak Berjangka S&P 500 mencetak kenaikan tipis meskipun indeks-indeks acuan Wall Street ditutup di zona merah. Selanjutnya, imbal hasil obligasi pemerintah AS mengakhiri sesi Amerika Utara hari Kamis pada sisi negatifnya, namun absennya para pedagang Jepang membatasi pergerakan pasar obligasi di sesi Asia.

Setelah menyaksikan reaksi awal dari MPS RBA dan data Tiongkok, para pedagang pasangan AUD/JPY harus berkonsentrasi pada faktor kualitatif di tengah kurangnya data utama dari Australia dan hari libur di Jepang. Dengan ini, katalis risiko terbaru seputar kejatuhan perbankan AS, berakhirnya plafon utang dan kehati-hatian sebelum NFP akan menjadi sorotan.

Di atas semua itu, bias yang kontras dari pejabat RBA dan Bank of Japan (BoJ) membuat pasangan AUD/JPY tetap berada dalam pantauana para pembeli.

Analisis Teknis

Candlestick Dragonfly Doji hari Kamis bergabung dengan pemulihan pasangan AUD/JPY dari MA-50, di sekitar 89,45 saat berita ini ditulis, membuat para pembeli tetap optimis.

 

IMP Jasa Caixin Tiongkok: 56,4 (Prakiraan 57, Sebelumnya 57,8), AUD Merosot

IMP Jasa Caixin Tiongkok, yang dirilis oleh Markit Economics, telah mencapai pasar sebagai berikut: Realisasi 56,4 (prakiraan 57, sebelumnya 57,8).
Leia mais Previous

Produk Domestik Bruto (Krtl/Krtl) Indonesia 1Q di atas harapan -1%: Aktual (-0.92%)

Produk Domestik Bruto (Krtl/Krtl) Indonesia 1Q di atas harapan -1%: Aktual (-0.92%)
Leia mais Next