NZD/USD Turun Menuju 0,6200 karena Inflasi Tiongkok yang Suram dan Spekulasi Hawkish The Fed

  • NZD/USD memperpanjang penurunan dari level tertinggi dalam perdagangan harian karena angka inflasi Tiongkok yang lebih lemah untuk bulan Maret.
  • IHK Tiongkok turun ke 0,7% YoY, IHP juga turun ke -2,5% YoY.
  • Pasar tetap optimis dengan hati-hati karena imbal hasil turun, Tiongkok mengakhiri latihan militer di dekat Taiwan.
  • Pertaruhan The Fed yang hawkish, masalah resesi membuat para penjual Kiwi tetap optimis menjelang data penting AS dan Risalah Rapat The Fed.

NZD/USD mengambil tawaran jua; untuk menyegarkan kembali level terendah dalam perdagangan harian di dekat 0,6210 karena data inflasi Tiongkok yang suram, yang dirilis Selasa pagi. Menambah kekuatan pada pergerakan pullback pasangan Kiwi ini dapat berupa taruhan The Fed yang hawkish dan kembalinya pasar penuh.

Meskipun demikian, angka inflasi utama Tiongkok untuk bulan Maret, yaitu Indeks Harga Konsumen (IHK) dan Indeks Harga Produsen (IHP), berada di 0,7% YoY dan -2,5% YoY versus 1,0% dan -1,4%.

Baca juga: IHK Tiongkok Melemah ke 0,7% YoY di Bulan Maret versus 1,0% yang Diprakirakan

Di sisi lain, data ketenagakerjaan AS yang optimis pada hari Jumat bergabung dengan penolakan pasar terhadap kesengsaraan resesi untuk mendukung taruhan The Fed yang hawkish. Sementara menggambarkan hal yang sama, FedWatch Tool CME menunjukkan peluang 72% untuk kenaikan suku bunga Fed sebesar 0,25% di bulan Mei, dibandingkan peluang 57% yang mendukung hal yang sama di minggu lalu.

Perlu dicatat bahwa pasangan Kiwi ini menggambarkan pemantulan korektif sebelumnya di Asia karena kekhawatiran yang beragam seputar langkah Federal Reserve (The Fed) AS selanjutnya bergabung dengan berita utama yang menunjukkan bahwa Tiongkok akan mengakhiri serangan militer di dekat Taiwan.

Meskipun begitu, Presiden Federal Reserve (The Fed) Bank of New York, serta Wakil Ketua komite penetapan suku bunga The Fed, John Williams mengantisipasi inflasi yang lebih lambat sambil mengesampingkan suku bunga sebagai penyebab kejatuhan bank-bank di bulan sebelumnya. Senada dengan itu, Rick Rieder, Kepala Staf Investasi pendapatan tetap global di BlackRock, manajer aset terbesar di dunia, mengatakan pada hari Senin malam, "Federal Reserve mungkin tidak perlu menaikkan suku bunga lebih lanjut untuk memerangi inflasi, karena dampak dari gejolak bulan lalu di sektor perbankan dan serangkaian data tenaga kerja baru-baru ini menunjukkan perlambatan ekonomi AS," demikian dikutip dari Reuters.

Di sisi lain, Reuters menyebutkan bahwa Tiongkok mengakhiri latihan militer selama tiga hari di sekitar Taiwan pada hari Senin dengan mengatakan bahwa mereka telah menguji kemampuan militer terintegrasi dalam kondisi tempur yang sebenarnya, setelah mempraktekkan serangan presisi dan memblokade pulau yang dianggap Beijing sebagai miliknya," demikian dikutip dari Reuters.

Di tengah-tengah permainan ini, Kontrak Berjangka S&P 500 mencetak kenaikan tipis sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun dan dua tahun turun ke 3,40% dan 3,99% baru-baru ini.

Setelah menyaksikan reaksi awal pasar terhadap data inflasi utama Tiongkok, para pedagang pasangan NZD/USD harus memperhatikan sejumlah katalis risiko dan pergerakan perdagangan di tengah pasar yang penuh. Namun, perhatian utama akan tertuju pada IHK AS dan Risalah Rapat The Fed hari Rabu di tengah kekhawatiran atas sikap hawkish terkait langkah bank sentral AS selanjutnya.

Analisis Teknikal

Kecuali naik kembali melampaui garis support satu bulan sebelumnya, yang saat ini menjadi resistance terdekat di dekat 0,6265, para penjual NZD/USD tetap berada dalam perjalanan untuk memperbarui kembali level terendah tahun 2023 di 0,6084.

BoE Pertahankan Suku Bunga di 3,50% pada April, Peringatkan Lemahnya Pertumbuhan Ekonomi

Berikut ini adalah sorotan utama dari pernyataan kebijakan moneter Bank of Korea (BoK), seperti yang dilaporkan oleh Reuters. Bank sentral Korea Selat
আরও পড়ুন Previous

AUD/USD Turun di Bawah 0,6650 karena Inflasi Tiongkok Melambat Lebih Lanjut ke 0,7%

Pasangan AUD/USD telah tergelincir di bawah 0,6650 karena Indeks Harga Konsumen (IHK) Tiongkok semakin melemah meskipun ada berbagai langkah dari peme
আরও পড়ুন Next