GBP/JPY Incar Lebih Banyak Penurunan di Bawah 164,00 meski Taruhan Hawkish BoE Melonjak

  • GBP/JPY mengincar lebih banyak pelemahan di bawah 164,00 di tengah prospek ekonomi Inggris yang baik.
  • Sentimen bisnis Inggris membaik karena gejolak politik dan tekanan inflasi menunjukkan beberapa tanda pelonggaran.
  • Kontribusi positif terhadap inflasi Jepang melalui kekuatan internasional hanya akan menimbulkan masalah bagi para pengambil kebijakan BoJ.

Pasangan GBP/JPY terlihat berisiko di atas batas bawah terdekat 164,00 di sesi Tokyo. Pasangan  mata uang ini sedang berusaha keras untuk menguat meskipun Bank of England (BoE) kemungkinan akan melanjutkan program pembatasan kuantitatif untuk menahan inflasi yang melesat.

Para pengambil kebijakan BoE menganggap pemulihan pada inflasi Februari sebagai hal yang hanya terjadi sekali dan mengantisipasi bahwa inflasi akan turun di bawah 4% di akhir tahun ini karena biaya energi turun, namun, prospek ekonomi yang sedang meledak menunjukkan hal yang berbeda. Reuters melaporkan pada hari Selasa bahwa Kamar Dagang Inggris (BCC) mengatakan, Sebagian besar bisnis Inggris memperkirakan penjualan mereka akan meningkat di tahun mendatang – sebuah peningkatan dari akhir 2022 – meskipun tidak ada pertumbuhan penjualan selama tiga bulan terakhir.

BCC lebih lanjut mengatakan, "Setelah penurunan kepercayaan bisnis pada paruh kedua tahun 2022, sentimen bisnis membaik seiring gejolak politik dan tekanan inflasi menunjukkan beberapa tanda pelonggaran."

Sementara itu, Kepala Ekonom BoE Huw Pill mengatakan pada hari Selasa bahwa kehati-hatian masih diperlukan dalam menilai prospek inflasi karena potensi bertahannya inflasi yang dihasilkan di dalam negeri, seperti yang dilansir dari Reuters. Ia lebih lanjut menambahkan, "Perkembangan upah, terutama indikator frekuensi yang lebih tinggi dari momentum saat ini, tampaknya melonggar."

Dari sisi Tokyo, Yen Jepang tetap lemah di tengah kenaikan harga minyak. Hal ini akan meningkatkan inflasi Jepang ke depan, namun, kontribusi positif pada inflasi Jepang melalui kekuatan internasional hanya akan menimbulkan masalah bagi para pengambil kebijakan Bank of Japan (BoJ).

 

Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Siap Menuju $2.050 karena Dolar AS Lebih Lemah, Data Amerika Serikat Dipantau

Harga emas (XAU/USD) menapaki level tertinggi dalam 11 bulan terakhir, naik ke $2.020 pada hari Rabu pagi, karena para pedagang emas menunggu data sta
अधिक पढ़ें Previous

Keputusan Suku Bunga RBNZ Selandia Baru Sesuai Ekspektasi 5%

Keputusan Suku Bunga RBNZ Selandia Baru Sesuai Ekspektasi 5%
अधिक पढ़ें Next