GBP/USD Tetap Tertekan di Sekitar 1,1450 Karena Dolar AS Pulih
- GBP/USD mengkonsolidasi kemundurannya di sekitar 1,1450 karena Dolar AS menemukan permintaan di Asia.
- Investor berubah menjadi berhati-hati di tengah mengecilnya pendapatan raksasa teknologi AS dan kekhawatiran resesi.
- Pembeli Cable akan bertahan selama harga tetap di atas bearish DMA-50.
GBP/USD mengkonsolidasi pullback terbaru dari level tertinggi enam pekan di 1,1499, karena Dolar AS menemukan permintaan baru di tengah sentimen pasar yang berhati-hati.
Dolar safe-haven pulih sederhana setelah pendapatan perusahaan AS yang mengecewakan dari raksasa teknologi Microsoft dan Alphabet merusak reli tiga hari di Wall Street dan merobohkan S&P 500 berjangka sebesar 1%. Hasil di bawah perkiraan dari raksasa teknologi mengisyaratkan kemungkinan tanda-tanda awal perlambatan ekonomi AS.
Namun, pasangan mata uang ini tetap didukung oleh kenaikan indeks Asia, karena investor tetap berharap bahwa laju kenaikan suku bunga AS dan global akan mulai melambat. Lebih lanjut, Pound juga mendukung Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak yang akan menjabat, dengan memperhatikan rencana fiskalnya. Laporan yang beredar pada hari Selasa bahwa Sunak dapat menunda pengumuman anggarannya setelah 31 Oktober.
Fokus saat ini bergeser ke arah rilis ekonomi AS yang akan dirilis hari ini, terutama setelah Indeks Keyakinan Konsumen CB negara itu naik menjadi 108,00 pada bulan September dari 103,6 pada bulan Agustus (direvisi dari 103,2). Data Penjualan Rumah Baru, Neraca Perdagangan Barang, dan Persediaan Grosir AS akan diawasi dengan cermat untuk implikasi baru pada prospek kenaikan suku bunga Fed. Berita politik dan fiskal Inggris juga akan memiliki dampak signifikan pada sentimen di sekitar Pound.