Prakiraan Harga Emas: Bull Cross yang akan Datang Menggoda Pembeli XAU/USD Dekati $1.670
- Harga emas menghentikan tren turun empat hari dengan melakukan kenaikan tipis di sekitar level terendah satu minggu.
- Sentimen risk off, taruhan The Fed yang hawkish membuat para penjual XAU/USD tetap penuh optimis menjelang IHK AS yang penting dan Risalah Rapat FOMC.
- Berita terbaru terkait Rusia-Ukraina dan perselisihan Tiongkok-Amerika juga menjadi penting untuk diperhatikan sebagai dorongan baru.
Harga emas (XAU/USD) menggambarkan pemantulan korektif di dekat $1.670 selama sesi Asia hari Selasa. Dengan demikian, logam kuning ini mencetak hari positif pertama dalam lima hari terakhir karena Indeks Dolar AS (DXY) gagal didukung oleh kembalinya pasar penuh dan taruhan The Fed yang hawkish.
Meskipun demikian, DXY mundur dari level tertinggi satu pekan ke 113,00, turun sebesar 0,15% dalam perdagangan harian karena para pedagang bersiap-siap untuk beberapa acara /data utama pekan ini, yaitu Risalah Rapat The Fed hari Rabu dan Indeks Harga Konsumen (IHK) AS untuk bulan September. Pullback indeks dolar AS juga dapat dikaitkan dengan pidato The Fed yang baru-baru ini beragam.
"AS dapat menurunkan inflasi relatif cepat tanpa resesi atau peningkatan pengangguran yang besar," kata Presiden The Fed Chicago Charles Evans pada hari Senin. Pengambil kebijakan itu juga menambahkan bahwa THe Fed perlu "dengan hati-hati dan bijaksana" menavigasi ke tingkat kebijakan yang "cukup ketat". Perlu dicatat bahwa Wakil Ketua Federal Reserve Lael Brainard menganjurkan kenaikan suku bunga yang hati-hati untuk masa depan, menurut Wall Street Journal (WSJ).
Meski begitu, FedWatch Tool CME memberi sinyal peluang 78,4% dari kenaikan suku bunga sebesar 75 bp oleh The Fed pada bulan November, yang pada gilirannya membebani sentimen.
Di halaman yang berbeda, aksi penembakan intens oleh Rusia di Kyiv, sebagai reaksi terhadap ledakan jembatan Krimea, bergabung dengan kekhawatiran bahwa AS dan Tiongkok dapat kembali berselisih di tengah kekhawatiran yang membayangi Taiwan dan Korea Selatan akan membebani harga XAU/USD.
Di tengah permainan ini, imbal hasil obligasi 10-tahun pemerintah AS tetap berada di sekitar 3,96% sedangkan Kontrak Berjangka S&P 500 berusaha keras untuk melanjutkan pemantulan dari level terendah satu minggu setelah menyaksikan penurunan dalam empat hari terakhir berturut-turut.
Ke depan, beberapa katalis kualitatif seperti tajuk utama seputar Rusia, Tiongkok, dan pidato The Feddapat menghibur para pedagang emas menjelang Risalah Rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dan IHK AS. Namun, para penjual kemungkinan akan tetap memegang kendali karena kekhawatiran akan perlambatan ekonomi membuat indeks dolar AS tetap berada dalam pantauan para pembeli.
Analisis Teknis
Harga emas pulih dari garis resistance berusia dua bulan sebelumnya, sekarang merupakan support di sekitar $1.664. Dengan demikian, XAU/USD menggoda pola golden cross pada moving average yang memikat para pembeli. Perlu dicatat bahwa kenaikan SMA 50 yang mengarah ke SMA 200 dapat dianggap sebagai bull cross atau golden cross.
Pemantulan korektif juga mendapatkan dukungan dari RSI yang oversold (14), yang pada gilirannya menunjukkan pemulihan lebih lanjut menuju pertemuan SMA yang disebutkan di atas di dekat $1.691-92.
Namun, para pembeli emas tetap berhati-hati sampai harga kembali menyentuh tertinggi bulanan di dekat $1.730.
Sebaliknya, penembusan ke sisi bawah dari resistance yang berubah berubah menjadi support $1.664 dapat mengarahkan para penjual jangka pendek menuju level $1.655 dan $1.640 ke arah selatan sebelum menyoroti level terendah tahunan di sekitar $1.615.
Emas: Grafik Empat Jam

Tren: Diperkirakan akan terjadi pemantulan korektif